Hur starkt kan amfetamin göras

Amfetamin atau amphetamine adalah obat stimulan sistem saraf pusat yang digunakan untuk menangani attention deficit hyperactivity disorder ADHD dan narkolepsi. Amfetamin bekerja dengan cara meningkatan aktivitas dopamine dan noradrenalin di otak. Cara kerja ini akan meredakan gejala narkolepsi dan membantu penderita ADHD untuk lebih fokus dalam beraktivitas.

Obat ini juga terkadang digunakan untuk mengendalikan nafsu makan dan mengontrol berat badan. Perlu diingat bahwa amphetamine tidak boleh digunakan sembarangan dan harus sesuai dengan resep dokter. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Amfetamin dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter. Amfetamin hanya boleh digunakan sesuai resep dokter. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsi amfetamin:.

Dokter akan memberikan dosis dan menentukan lama pengobatan sesuai dengan kondisi dan usia pasien. Berikut ini adalah dosis amfetamin berdasarkan kondisi yang ditangani:. Kondisi: Narkolepsi. Kondisi: Penurunan berat badan pada pasien obesitas.

Ikuti anjuran dokter dan baca petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan obat sebelum mengonsumsi amfetamin. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis, serta jangan menggunakan obat melebihi jangka waktu yang dianjurkan. Konsumsi amfetamin secara teratur pada waktu yang sama setiap harinya.

Amfetamin tablet dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan, atau sesaat setelah bangun tidur pada pagi hari sebagai dosis pertama. Jangan mengonsumsi amfetamin pada malam hari, karena dapat menyebabkan insomnia. Jika Anda mengonsumsi amfetamin dalam bentuk suspensi, kocok terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Gunakan sendok takar khusus yang tersedia di dalam kemasan amfetamin agar dosisnya lebih akurat. Jika Anda mengonsumsi amfetamin untuk menurunkan berat badan, konsumsilah amfetamin minimal 30 menit hingga 1 jam sebelum makan atau saat perut kosong. Jika lupa mengonsumsi amfetamin, segera konsumsi jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya belum terlalu dekat.

Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis. Jangan mengonsumsi amfetamin lebih dari 10 hari. Lakukan kontrol rutin sesuai dengan jadwal yang diberikan dokter, sehingga kondisi dan respons terapi dapat terpantau.